spreading the good feel

Archive for the ‘Myself’ Category

3 Virus di Juni

“I’m going to lunch, wanna join??”

“No, thanks, I’m fasting.”

Hah?? Puasa?? Memang sekarang hari apa??

“Is it Monday, isn’t it??” Jawaban sahabat saya ketika ditanya perihal ‘ini hari apa?’ membuat saya agak sedikit terhenyak. Bukan saja karena saya melewatkan shaum sunnah di Senin lalu, tapi terlebih karena saya melupakan banyak hal akhir2 ini. Meski malamnya saya membuka2 agenda, menuliskan apa saja yang akan dilakukan esok hari, membaca catatan minggu lalu, dan memeriksa apakah ada soal yang perlu diselesaikan. Tapi tetap saja, esoknya saya masih juga lupa kalau itu hari Senin. Great.

(lebih…)

Nama di Sudut Hati -End-

Lelaki…

Menempatkanmu di posisi hatiku yang rapuh, ternyata bukan jalan yang tepat. Justru adanya makin meringkih. Bukan salahmu, juga bukan salahku. Sosokmu hadir tanpa kuminta dan tanpa pula kau harap. Semua terjadi seperti angin yang berhembus menyejukkan. Seperti air yang mengalir menenangkan. Seperti awan yang menggumpal dan menangkal cahaya surya yang bersinar terlalu garang di kejauhan.

Aku ingin marah pada waktu. Ingin marah padamu. Tapi aku tak mampu menyudutkan keadaan sebagai tersangka. Tak ada hakku mencaci semua bilangan detik yang terlalui dengan sosokmu di hati ini. Aku pun tak bisa mengutuk nasib yang menguraikan catatan perjalanan rasa ini. Biarlah begini adanya, sebab ingin kembali ke masa silam dan menyegah agar semua tak terjadi pun serupa asa yang tak berlogika.

(lebih…)

Welcome the 1st Mei

Waahh sudah Mei lagi…mendekati Senin pula, itu tandanya bab 1 dan 2 rencana tesis harus masuk untuk dikoreksi. Musti mengencangkan kayuhan kaki sepertinya, tapi tanpa mengabaikan keindahan di sisi kiri kanan jalan yg sayang banget jika dilewatkan.

(lebih…)

Daku dan Dendam -part2-

Terusan tulisan Daku dan Dendam (double D eh three deng…)

Daku shock alias kaget bin tak percaya, sependendam itukah seorang melakolis? Hmm…kenapa ya bisa begitu? Ga cukup puas sama jawaban, “ya udah dari sononye begono.” Tapi udah nyari kesono kemari belum dapet alasan yg rasionable. Ya sudahlah…*pasrahmodeon*

(lebih…)

Daku dan Dendam -part1-

Berpikir bahwa sakit hati itu ternyata tidak ada obatnya kawan…maka mari sama2 menjaga lisan, menata polah tingkah, dan sekiranya telah bersalah silakan menebar maaf terdalam dari hati…saya mohon maaf lahir bathin, dan (meski ga nyambung) selamat bagi yg lulus UN ^^

(lebih…)

Satu Ikrar

Tak banyak yg ingin aku ucap padamu. Sebab disana ada beribu malu yg mengganggu dan tak bisa kuusir satu persatu. Belum lagi ragu yg kian membelenggu yg hampir tak berhasil kurayu untuk cepat berlalu. Aku sadar bibirku kelu, kata ini tercekat di paru2. Tapi kemudian aku tersentak seumpama dihantam palu, menyadarkan bahwa waktuku tinggal seujung kuku.

(lebih…)

Sekali Lagi

Sekali lagi Tuhan. Ijinkan aku kembali.

Ragaku tak bisa bergeming barang se-inchi sebab hatiku terperangkap dalam bingkai milik sesosok diri. Meski kusadari benar yg kupunya hanya sepotong mimpi. Dan bekal yg kubawa tinggal separuh nyali. Apakah masih bisa kugenggam pelangi itu tanpa harus ketakutan terlepas lagi??

(lebih…)